Kenaikan Gaji PNS


Kenaikan gaji pegawai negeri sipil (PNS) sebesar 5 persen masih menunggu petunjuk pemerintah Pusat. Hal ini dikatakan Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, Drs Ali Damrah MSi.

Menurutnya sampai saat ini belum diterima petunjuk dari pusat kapan kenaikan gaji PNS ini diberlakukan dan dilakukan pembayaran. Dalam penganggarannya, kata dia, secara otomatis tidak masuk dalam APBD kabupaten Pulang Pisau tetapi anggarannya melalui Dana Alokasi Umum (DAU).

Dikatakanya, pemerintah kabupaten sudah mencoba menganggarkan untuk rencana kenaikan dan pembayaran gaji ke-13 yang diperbolehkan dalam DAU sebesar 2,5 persen sehingga untuk kekurangan anggaran tersebut akan ditutupi oleh pemerintah Pusat.

”Untuk kenaikan gaji PNS ini tidak ada masalah dan tidak berpengaruh dengan APBD kabupaten Pulang Pisau karena anggaran untuk kenaikan gaji ini diambil dari DAU,” imbuhnya.

Sementara untuk pembayaran gaji ke-13, terang dia, sama seperti tahun sebelumnya. Pembayaranan gaji ke-13 ini baru dilaksanakan antara bulan Juni-Juli.

Sekedar diketahui, Pemerintah Pusat memastikan gaji PNS mengalami kenaikan sebesar 5 persen. Anggaran untuk kenaikan gaji tersebut sudah disiapkan pemerintah dalam APBN 2010 dan tinggal menunggu peraturan presiden untuk penetapan realisasinya. Presiden Susilo bambang Yudhoyono beberapa waktu lalu mengatakan bahwa kenaikan anggaran belanja bagi pegawai ini untuk memperbaiki kinerja birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik. Alokasi anggaran belanja pegawai yang dialokasikan sebesar Rp161,7 triliun dalam APBN 2010 antara lain digunkan untuk memperbaiki penghasilan aparatur negara dan pensiunan melalui kenaikan gaji pokok dan pensiun pokok rata-rata sebesar lima persen.
Baca Selengkapnya...

Kenaikan Gaji PNS


Kenaikan gaji pegawai negeri sipil (PNS) sebesar 5 persen masih menunggu petunjuk pemerintah Pusat. Hal ini dikatakan Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, Drs Ali Damrah MSi.

Menurutnya sampai saat ini belum diterima petunjuk dari pusat kapan kenaikan gaji PNS ini diberlakukan dan dilakukan pembayaran. Dalam penganggarannya, kata dia, secara otomatis tidak masuk dalam APBD kabupaten Pulang Pisau tetapi anggarannya melalui Dana Alokasi Umum (DAU).

Dikatakanya, pemerintah kabupaten sudah mencoba menganggarkan untuk rencana kenaikan dan pembayaran gaji ke-13 yang diperbolehkan dalam DAU sebesar 2,5 persen sehingga untuk kekurangan anggaran tersebut akan ditutupi oleh pemerintah Pusat.

”Untuk kenaikan gaji PNS ini tidak ada masalah dan tidak berpengaruh dengan APBD kabupaten Pulang Pisau karena anggaran untuk kenaikan gaji ini diambil dari DAU,” imbuhnya.

Sementara untuk pembayaran gaji ke-13, terang dia, sama seperti tahun sebelumnya. Pembayaranan gaji ke-13 ini baru dilaksanakan antara bulan Juni-Juli.

Sekedar diketahui, Pemerintah Pusat memastikan gaji PNS mengalami kenaikan sebesar 5 persen. Anggaran untuk kenaikan gaji tersebut sudah disiapkan pemerintah dalam APBN 2010 dan tinggal menunggu peraturan presiden untuk penetapan realisasinya. Presiden Susilo bambang Yudhoyono beberapa waktu lalu mengatakan bahwa kenaikan anggaran belanja bagi pegawai ini untuk memperbaiki kinerja birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik. Alokasi anggaran belanja pegawai yang dialokasikan sebesar Rp161,7 triliun dalam APBN 2010 antara lain digunkan untuk memperbaiki penghasilan aparatur negara dan pensiunan melalui kenaikan gaji pokok dan pensiun pokok rata-rata sebesar lima persen.
Baca Selengkapnya...

Terjadi Pergeseran Pola Belajar


Terjadi Pergeseran Pola Belajar

Wabup Pulang Pisau Buka Konferkab PGRI
PULANG PISAU – Wakil Bupati Pulang Pisau H Edy Pratowo SSos MM menilai telah terjadi pergeseran paradigma pola belajar dalam masyarakat. Kalau sebelumnya ada pola terminal, kini bergeser ke pola belajar sepanjang hayat atau long life education. Belajar berfokus hanya pada penguasaan pengetahuan saja menjadi berfokus pada sistem yang holistik. Hal lain yang menjadi penekanan mengenai pergeseran paradigma adalah hubungan guru dan pelajar dari konfrotitif berubah kemitraan, penekanan skolastis, bergeser pasda penekanan berfokus pada nilai.


"Sekarang ini sistem pendidikan nasional menghadapi tantangan sangat kompleks dan kompetitif untuk menyiapkan kualitas sumber daya manusia yang mampu bersaing di era global. Sehingga para guru diharapkan dapat menerapkan strategi pendidikan dengan berorientasi agar anak didik termotivasi menggali informasi yang ada di sekitarnya. Sehingga mampu beradaptasi dengan lingkungan, melakukan tindakan atau aksi untuk memunculkan ide berkaitan dengan sains dan teknologi serta berkemampuan bersosialisasi,” kata Edy Pratowo saat membuka Konferensi Kabupaten (Konferkab) ke-I Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), Kamis (4/2).

Dikatakannya jabatan guru adalah suatu profesi terhormat dan mulia. Guru mengabdikan diri dan berbakti untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dan melatih, menilai dan mengevaluasi paserta didik pada semua jenjang pendididkan. Guru memiliki kehandalan yang tinggi sebagai sumber daya utama untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional, yaitu berkembangnya peserta didik. Pemerintah sendiri, kata dia, melakukan usaha sungguh-sungguh dan berkesinambungan meningkatkan kualitas pendidikan, salah satunya dengan memberikan anggaran pendidikan yang memadai.

Edy Pratowo berharap dengan adanya organisasi PGRI di Kabupaten Pulang Pisau, kemampuan dan potensi guru dapat ditingkatkan dan perlu kerja keras lagi agar meningkatkan pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang baik, handal dan kompetitif. Untuk itu, kata dia, peran guru harus berkualitas, mempunyai harapan agar guru ke depannya dapat sama-sama menjadi yang terbaik dalam dunia pendidikan. Begitu juga dengan keberadaan PGRI, dapat meningkatkan perannya agar dalam pembangunan pendidikan lebih terarah dan terwujud sebagaimana yang kita harapkan bersama.

Sementara dalam Konferkab I PGRI melibatkan sebanyak 2.052 guru se-Kabupaten Pulang Pisau, delapan kepala cabang Dinas Pendidikan, 63 pengawas kabupaten dan empat pengawas kecamatan.
Baca Selengkapnya...

Pulpisku Bangkit



Wakil Bupati Pulang Pisau H.Edy Pratowo S.sos MM secara resmi membuka jalan cor beton yang dibangun oleh PNPM Mandiri Pedesaan pada tahun 2009.Dengan diresmikan jalan tersebut, Edy mengharapkan agar kiranya Jalan sepanjang 716 m x 1,75 M x 0.13 M yang memakan anggaran sebesar Rp.125.555.000 dimanfaatkan serta dipelihara untuk kepentingan bersama.

“Kita bersyukur dengan adanya bantuan yang diberikan oleh PNPM mandiri dan kita harapkan juga baik itu dana dari PNPM Mandiri Pedesaan maupun dana dari pemerintah agar bisa dijaga, dipelihara dan dimanfaatkan dengan sebaik mungkin untuk kepentingan bersama.

Sementara itu ditempat yang sama Camat Pandih Batu H.Supardi mengharapkan agar bantuan PNPM ini dari tahun ketahun bisa lebih ditingkatkan lagi, sehingga bisa merata dan tercapai pembangunannya dikecamatan Pandih Batu sesuai dengan usulan-usulan prioritas yang disampaikan oleh masyarakat Pandih Batu,

“Kita mengharapkan agar bantuan dana PNPM untuk kecamatan Pandih Batu bisa meningkat dari tahun ketahun dan kita juga merasa sangat terbantu dengan adanya bantuan dari PNPM Mandiri Pedesaan ini.

Kegiatan PNPM Mandiri Pedesaan tahun 2009 yang sudah teralisasi diantaranya rabat jalan cor beton 716 M x 1.75 mX0.13, jalan kiri 50 persen, SPP 90 juta rupiah dana kegiatan mencapai Rp.125.555.000, sedangkan total untuk SPP Sekecamatan Pandih Batu Rp.952.500.000 surplus kurang lebih Rp.76.000.000.Dan untuk total kegiatan PNPM fisik kecamatan Pandih Batu mencapai RP.4.655.000.000.Kegiatan yang sudah dilaksanakan diantaranya saluran Ray 8 KM yang berada diKantan Atas, gorong gorong 5 buah, jembatan satu buah, sertu 400 M diKantan Muara, jalan cor 1200 M dan

Sertu 900 M di Talio Hulu, Posyandu 1 buah di Talio Hulu, gedung 2 buah yang berada didesa Dandang dan Sanggang, Posyandu 1 buah didesa Gadabung, sertu 400 M Pangkoh Hilir.
Baca Selengkapnya...

PULAU BORNEO


Pangkoh 2 adalah sebuah nama wilayah pembagian oleh pemerintah berwenang pada saat itu untuk para transmigran. Disitulah saya dilahirkan, Pangkoh 2 Blok B. Entah apa sebabnya, wilayah itu kini sudah kembali lagi menjadi hutan belantara, bisa jadi akhir-akhir ini sudah dibuka sebagai ladang sawit. Wilayah itu ditutup kembali oleh pemerintah pada tahun 1986-87, dengan alasan kadar asam pada lahan gambut di wilayah itu terlalu tinggi yaitu ±50cm. Hal itu baru saya tahu saat menginjak SLTP, tanah kelahiran tercinta tertutup kembali. Sejak ditutup, banyak masyarakat yang mengikuti pemerintah untuk pindah ke Pangkoh 9, Pandih Batu, Kapuas, meski tidak jarang yang kembali ke Pulau Jawa (daerah asal transmigran) dengan alasan kapok untuk berjuang lagi menaklukan lahan gambut dijadikan pertanian.

Tahun 1992 bisa dikatakan sebagai permulaan berkembangnya seluruh aspek kehidupan dengan masuknya listrik. Berawal dari situ, saya sering mengamati aspek umum dalam masyarakat di desa saya yaitu Pangkoh Sembilan, Pulang Pisau, Kalimantan Tengah terhitung mulai tahun 1997. Berangkat dari tahun 2000 saya hanya dapat mengamatinya dari kejauhan karena harus melanjutkan studi di Pulau Jawa. Dalam kurang lebih satu bulan setahun sekali saya baru dapat melanjutkan pandangan saya tentang perkembangan apapun, bersamaan dengan saya mudik ke daerah asal.

Pada tahun 2004 awal, saya masih bisa menikmati transpoprtasi air seperti spitbut dan longbut seperti masyarakat sekitar menyebutnya. Namun pada tahun 2008, saya harus menggunakan alat transportasi darat untuk bisa sampai di kota. Sekitar pada tahun 2000an, kini, setelah adanya pemekaran wilayah, Pangkoh yang tadinya merupakan wilayah administratif Kabupaten Kapuas, kini masuk dalam wilayah administratif Kabupaten Pulang Pisau.

Siapa sangka bahwa Bumi Kalimantan kini telah menjadi legenda tersendiri bagi Suku Dayak dan para Transmigran. Sejak 2002, Seluruh Propinsi di Borneo telah tersambung oleh jalur darat, Trans Kalimantan. Ya, sejak itu transportasi darat mulai beroperasi. Mulai dari Kalimantan Selatan, Barat, Timur, Tengah bahkan sampai Negara tetangga Malaysia (yang di pulau kalimantan) dan Brunei Darussalam kini bisa ditempuh menggunakan alat transportasi darat.

Meski tidak semua lantas menjadi baik, efek yang kurang menguntungkan tentu dirasakan oleh siapapun yang pada saat sebelum tersambungnya Trans Kalimantan menggantungkan hidupnya pada mata pencahariannya dengan pemanfaatan yang baik pada Transportasi Air. Oleh karena, terlihat dari tidak beroperasinya (seperti; longbut, spitbut, bisair, dll) pada tahun 2004 atau dua tahun sejak tersambungnya Trans Kalimantan. Sedangkan, transportasi air pribadi (seperti; klotok, jukung, alkon, dll) masih terlihat digunakan oleh masyarakat meski intensitasnya menurun. Hal itu tidak sengaja teramati oleh saya di desa saya sendiri.

...............................
Baca Selengkapnya...

Visitor Traffick

Locations of visitors to this page
   

ShoutMix chat widget